Ngeri, Aksi Begal Motor di Lumajang Kembali Terjadi, Saat Pandemi Corona

Begal kembali marak di Lumajang (ilustrasi)
LUMAJANG, Beritadi.com – Aksi kriminalitas jalanan yang terjadi di Lumajang saat penerapan pandemi covid-19 membuat situasi semakin mengkhawatirkan. Kali ini menimpa Abdul Ghofur, ia terpaksa merelakan sepeda motornya dibawa kabur komplotan begal.

Diketahui, warga Pondok telo, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, itu menjadi korban pembegalan saat sedang menuju perjalanan pulang kerja dari PT. Semeru Kecamatan Klakah, Senin (11/5/2020).

Melansir memontum.com, melalui Kapolsek Randuagung, AKP Setyo Budi SH mengatakan, korban sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2012, Nopol N-6027-YS.

Saat tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Jembatan Curah Tekor Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, tiba-tiba korban dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega.

"Sekitar pukul 19.00, korban dipepet dan ditarik bajunya hingga jatuh, kemudian pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban," katanya.

Karena kondisinya yang tidak memungkinkan, korban tidak bisa mempertahankan sepeda motornya dan berteriak meminta pertolongan warga. Meski pelaku sempat dikejar, namun warga kehilangan jejak sampai di Simpang tiga Pelawangan Kereta Api.

Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya untuk mencari siapa pelaku dibalik aksi perampasan tersebut.

“Diperkirakan kerugian yang diderita korban akibat kejadian tersebut kurang lebih Rp 10 juta,” pungkasnya.

Berita lainnya

Leave Comment Hide Comment